Rabu, 08 Mei 2013

Bahan Ajar dan Alat Peraga



Bahan Ajar dan Alat Peraga
Bahan Ajar
Bahan ajar adalah seperangkat materi/substansi pembelajaran (teaching material) yang disusun secara sistematis, menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran. Pada dasarnya berisi tentang pengetahuan, nilai, sikap, tindakan, dan ketrampilan yang berisi pesan, informasi, dan ilustrasi berupa fakta, konsep, prinsip, dan proses yang terkait dengan pokok bahasa tertentu yang diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Lebih lanjut disebutkan bahwa bahan ajar berfungsi sebagai:
•Pedoman bagi pengajar yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran.
•Pedoman bagi siswa yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran.
•Alat evaluasi pencapaian/penguasaan hasil pembelajaran.

Jenis-jenis Bahan ajar
  • Bahan ajar visual, yaitu bahan ajar yang penggunaannya dengan indra penglihatan. Terdiri atas bahan cetak (printed) seperti antara lain handout, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart, foto/gambar, dan non cetak (non printed), seperti model/maket.
  • Bahan ajar audio, yaitu bahan ajar yang penggunaanya menggunakan indra pendengaran, yaitu ditangkap dalam bentuk suara. Contohnya seperti kaset, radio, piringan hitam, dan compact disk audio
  • Bahan ajar audio visual, yaitu bahan ajar yang dapat ditangkap dengan indra pendengaran dan indra penglihatan. Contohnya seperti video compact disk, film.
  • Bahan ajar multimedia interaktif (interactive teaching material) seperti CAI (Computer Assisted Instruction), compact disk (CD) multimedia pembelajaran interaktif, dan bahan ajar berbasis web (web based learning materials).
Alat peraga
Alat Peraga merupakan salah satu komponen penentu efektivitas belajar. Alat peraga mengubah materi ajar yang abstrak menjadi kongkrit dan realistik. Penyediaan perangkat  alat peraga merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan siswa belajar, sesuai  dengan tipe siswa belajar.
Pembelajaran menggunakan alat peraga berarti mengoptimalkan fungsi  seluruh panca indra siswa untuk meningkatkan efektivitas siswa belajar dengan cara mendengar, melihat, meraba, dan menggunakan pikirannya secara logis dan realistis.
Pelajaran tidak sekedar menerawang pada wilayah abstrak, melainkan sebagai proses empirik yang konkrit yang realistik serta menjadi bagian dari hidup yang tidak mudah dilupakan.
Tujuan penggunaan alat peraga adalah untuk mendemonstrasikan konsep yang abstrak ke dalam bentuk  visual. Dalam proses pembelajaran alat peraga berfungsi
  • memecah  rangkaian pembelajaran ceramah yang monoton
  • Membumbui pembelajaran dengan  humor untuk memperkuat minat siswa belajar.
  • menghibur siswa agar pembelajaran tidak membosankan.
  • memfokuskan perhatian siswa pada materi pelajaran secara kongkrit.
  • melibatkan siswa dalam proses belajar sebagai rangkaian pengalaman nyata.
Penggunaan alat peraga menunjang  prinsip pembelajaran yang efektif  yang terkait pada upaya :
  1. Meningkatkan motivasi siswa belajar karena peraga dapat merangsang tumbuhnya perhatian serta mengembangkan keterampilan
  2. Peraga dapat memfokuskan perhatian siswa, pendidik dapat menggunakan peraga dengan melihat benda yang sesungguhnya di luar kelas atau dalam kelas
  3. Menyajikan pembelajaran dengan memanfaatkan kehidupan nyata dalam rangka meningkatkan daya antusias siswa terhadap materi pelajaran
  4. Alat peraga pembelajaran dapat mengubah guru sebagai transmisi yang berfungsi sebagai penghantar menjadi fasilitator, peraga membuat siswa lebih aktif.
  5. Membuat seluruh momen dalam kelas hidup dan berubah dari waktu ke waktu, pendidikan dapat membangun pertanyaan dengan dukungan alat yang ada di tangan
  6. Alat peraga membuat siswa menjadi lebih aktif berpikir dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis karena siswa tidak sekedar mengingat dan mendengarkan, namun mengembangkan pikirannya dengan fakta
  7. Alat peraga lebih meningkatkan interaksi antar siswa dalam kelas sehingga transformasi belajar dapat berkembang dinamis
  8. Dengan bantuan alat peraga dapat meningkatkan daya monitor pendidik sehubungan dengan aktifitas siswa lebih mudah diamati
Dunia pendidikan sangat erat hubungannya dengan alat peraga. Hampir semua bidang studi membutuhkan alat peraga yang digunakan untuk menjelaskan tentang detail sebuah teori, anatomi, dll. Khusus untuk alat peraga anatomi memang sengaja dibuat sedemikian rupa mirip dengan anatomi yang asli. Sedangkan untuk alat peraga bidang studi fisika biasanya dibuat dengan tujuan supaya sebuah teori bisa dengan jelas diterima oleh anak didik.
Berikut ini adalah beberapa alat - alat peraga yang biasa digunakan di dunia pendidikan:
# ALAT PERAGA ANATOMI MANUSIA           
http://img.carapedia.com/images/article/alat%20peraga%20anatomi%20manusia.jpg
Alat peraga ini bentuknya beragam. Mulai dari bentuk tubuh manusia secara utuh, berbentuk tengkorak, atau bahkan hanya bentuk bagian organ dalam manusia. Alat peraga ini digunakan pada mata pelajaran Biologi serta pada mata kuliah kedokteran
# ALAT PERAGA ANATOMI GIGI 
http://female.store.co.id/images/Image/images/alat%20peraga%20gigi.jpg


Alat peraga anatomi gigi selain digunakan untuk memperkenalkan bentuk anatomi gigi juga biasanya digunakan untuk memberikan contoh kepada anak didik tentang cara menyikat gigi yang baik. Alat peraga jenis ini juga biasanya terdapat  pada klinik praktek Dokter gigi. Alat peraga gigi terdiri dari anatomi gigi anak - anak dan anatomi gigi dewasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar